Dalam kitab durrotun an-nasihin dijelaskan awal mula disyariatkan puasa berawal terjadinya komunikasi akal dan nafsu dengan Allah SWT. Ketika Allah menciptakan akal lalu Allah berkata" wahai akal..! menghadaplah..! maka akal segera menghadap kepada-Nya dan ketika di suruh berpaling ia segera bepaling.Kemudian Allah bertannya" siapa saya? dan siapa kamu??? akal menjawab" Engkau adalah tuhanku dan saya adalah hamba yang lemah.maka Allah menjawab" tidaklah aku ciptakan makhluk yang lebih mulya dari pada kamu".
Kemudian Allah menciptakan nafsu kemudian diperintah untuk menghadap-Nya maka ia tidak menghadap-Nya. Kemudian Allah bertanya" siapa saya dan siapa kamu? nafsu menjawab" saya adalah saya dan Engkau adalah Engkau. Kemudian Allah mennyiksannya selama seratus tahun kemudian ditanya lagi seperti pertanyaan semula.ia menjawabnya seperti jawaban yang pertama.Kemudian Allah memberi rasa lapar selama seratus tahun lalu ia ditanya kemudian ia menjawab Engkau adalah tuhanku dan saya adalah hamba-Mu.Dengan sebab itulah Allah mewajibkan puasa terhadap nafsu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar